Uang palsu sudah mulai merebak di Gunungsitoli. Walaupun jumlahnya belum seberapa, namun kasus pengedaran uang palsu yang melibatkan oknum anggota Polres Nias, Yusni Idar Marpaung, telah menjadi sinyalemen bahwa kota Gunungsitoli mulai menjadi lahan baru para pelaku pemalsu uang. Kasus pengedaran uang palsu ini telah divonis 5 bulan 20 hari penjara di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, akhir minggu lalu.
Di persidangan terungkap bahwa uang palsu tersebut dicetak oknum Yusni Idar Marpaung dengan menggunakan fotocopy berwarna miliknya. Uang tersebut dicetaknya pada kertas HVS dengan menggunakan printer merk Cannon type Pixma. Marpaung mengaku hanya menggunakan 10 lembar uang palsu tersebut. Untuk mengedarkannya Yusni dibantu Amir Husin Tanjung.
Terbongkarnya uang palsu ini, ketika Amir membeli rokok di warung milik Rahmawati Dakhi di Jalan Dipenogoro. Namun Rahmawati merasa curiga terhadap uang tersebut, lalu melaporkannya ke polisi. | sumber: hs
DIarsipkan di bawah: Gunungsitoli
The secret to be special is you have to believe you're special. Kalimat ini muncul dalam film "Kung Fu Panda". "You just need to believe." Banyak orang selalu meragukan keadaan dan kemampuan yang dimilkinya ketika menghadapi tantangan besar. Minder, tidak percaya diri, telah menjadi batu sandungan terbesar dalam setiap jejak langkah kita. Tetapi di sini, film ini telah mengilhami kita bahwa tiada hal peristiwa yang perlu dikuatirkan. Tiada hal yang tidak sanggup kita lakukan. Yang kita butuhkan hanyalah, PERCAYA. Percaya bahwa kita sanggup... Percaya bahwa kita memiliki kemampuan untuk melakukannya...
Bagi yang mau berlangganan Koran Nias edisi cetak mulai Februari 2008, daftarkan nama Anda melalui email korannias@gmail.com atau telp 061-76240996.