• Renungan

    The secret to be special is you have to believe you're special. Kalimat ini muncul dalam film "Kung Fu Panda". "You just need to believe." Banyak orang selalu meragukan keadaan dan kemampuan yang dimilkinya ketika menghadapi tantangan besar. Minder, tidak percaya diri, telah menjadi batu sandungan terbesar dalam setiap jejak langkah kita. Tetapi di sini, film ini telah mengilhami kita bahwa tiada hal peristiwa yang perlu dikuatirkan. Tiada hal yang tidak sanggup kita lakukan. Yang kita butuhkan hanyalah, PERCAYA. Percaya bahwa kita sanggup... Percaya bahwa kita memiliki kemampuan untuk melakukannya...
  • Arsip

  • Januari 2008
    S S R K J S M
    « Des   Mar »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • JOKE

    Teknik Berjalan di Atas Air

    Tiga orang filsuf bermaksud untuk bersemedi di tepi sebuah danau.

    "Waduh, aku lupa membawa alas duduk," kata filsuf pertama. Ia lalu pamit, melangkahkan kakinya di atas air danau, dan menyeberanginya menuju ke tempat tinggal mereka di seberang danau.

    Ketika ia kembali. Filsuf ke dua berkata, "Aku lupa menjemur bajuku. Aku pergi dulu ya." Ia berjalan di atas air danau dan menyeberanginya dengan mudah.

    Filsuf ke tiga berpikir bahwa kedua rekannya itu pasti ingin unjuk kebolehan di hadapannya. "Ah, aku juga bisa. Lihat saja," katanya. Ia lalu melangkahkan kakinya ke atas air danau dan langsung tenggelam. Filsuf ke tiga ini berenang ke tepi, dan kemudian mencoba lagi untuk berjalan diatas air dan kembali gagal.

    Ia terus mencoba sampai akhirnya filsuf ke dua berkata kepada filsuf Pertama, "Sebaiknya kita beritahukan saja letak batu-batunya."

  • Meta

  • Blog Stats

    • 324,636 hits

Peluang Usaha: Memproduksi Bensin dari Kebun Singkong

http://www.trubus-online.com/mod/publisher/media/140.jpghttp://www.trubus-online.com/mod/publisher/media/141.jpg

Tiga bulan silam sembari menyeruput secangkir kopi, Wien Iskandar menawarkan bioetanol produksinya kepada sopir angkutan kota. Hasilnya para pemilik angkot di Sukabumi, Jawa Barat, kini rutin membeli bioetanol bikinannya. Lima ratus liter bioetanol produksinya sehari, habis mengisi tangki-tangki angkot itu. Alumnus Universitas Tarumanagara itu meraup omzet Rp111-juta sebulan dari perniagaan bioetanol.

Wien Iskandar menjual bioetanol kepada pemilik angkot dalam 2 bentuk. Dari produksi 500 liter bioetanol per hari, 400 liter dijual langsung dengan harga Rp8.000-Rp10.000 per liter. Sopir-sopir angkot membeli beberapa liter dan mencampurkannya sendiri dengan premium di tangki mobil. Sedangkan 100 liter lainnya, ia oplos dengan premium dan dijajakan Rp5.000 per liter. Porsi bioetanol hanya 10% alias E10. Campuran itu juga disebut gasohol kependekan dari gasolin alkohol.

Saat ini tercatat 600 angkot di Sukabumi yang rutin ‘mengkonsumsi’ bioetanol bikinan Wien. ‘Tadinya banyak pemilik angkot curiga, saya mencampur dengan minyak tanah dan ukurannya tidak pas,’ kata pria 49 tahun itu mengenang. Untuk meyakinkan konsumen, pemilik PT Panca Jaya Raharja itu memberikan bioetanol gratis selama 2 hari. Karena merasa lebih enak, mereka akhirnya menjadi pelanggan bioetanol produksi Wien Iskandar.

‘Tarikan mesin jadi lebih ringan. Saya akan terus memakai bioetanol,’ kata H. Sapari, pemilik angkot. Dua bulan terakhir sejak November 2007, ia melanggani bioetanol untuk bahan bakar 3 angkotnya jurusan Cidahu-Cicurug, keduanya di Kabupaten Sukabumi. Setiap angkot menghabiskan 25 liter bahan bakar E10 per hari. Bioetanol yang digunakan oleh Sapari dan pemilik angkot lain itu berbahan baku singkong dan molase alias limbah tetes tebu.
Tak harus berkebun
Menurut Wien, untuk menghasilkan 1 liter bioetanol berkadar 99,6% diperlukan 6,5 kg singkong. Dengan biaya produksi Rp3.000, laba bersih Pemilik PT Panca Jaya Raharja itu minimal Rp2-juta per hari atau Rp60-juta sebulan. Yang juga memasarkan bioetanol sebagai bahan bakar adalah Johan Susilo. Produsen di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang mengolah nira itu rutin memasok 500 liter bioetanol 99,5% per bulan kepada 5 pelanggannya.

Alumnus Teknik Elektro Universitas Kristen Petra Surabaya itu menjualnya dengan harga Rp7.500 per liter sehingga pendapatannya mencapai Rp3,7- juta per bulan.

Bioetanol adalah etanol alias alkohol yang diproses dari bagian tertentu tumbuhan. Dr Arif Yudiarto, periset bioetanol di Balai Besar Teknologi Pati, mengatakan sumber bioetanol adalah tanaman mengandung pati seperti umbi singkong, gula (batang tebu), dan serat selulosa (rumput dan jerami).

Baik Wien Iskandar maupun Johan Susilo merupakan produsen skala rumahan yang menghasilkan kurang dari 10.000 liter per hari. Menurut Arif Yudiarto produksi bioetanol skala rumahan layak dikembangkan di Indonesia. Sebab, Indonesia terdiri atas pulau-pulau kecil yang tak terjangkau distribusi Pertamina. Dengan produksi bioetanol skala kecil, kebutuhan akan sumber energi dapat tercukupi.

‘Pengolahan limbah pada skala kecil juga lebih mudah dan lebih murah,’ ujar pria kelahiran Rembang 19 Agustus 1959 itu. Setahun terakhir, produsen skala rumahan seperti mereka marak di berbagai kota. Lahan yang tersita untuk menempatkan mesin penyuling dan fermentasi tak lebih dari 20 m2.

Untuk menjadi produsen bioetanol, tak harus mempunyai kebun sendiri. Banyak produsen yang tak mempunyai kebun, tetapi kontinuitas pasokan bahan baku tetap terjaga. Contoh Sabaryono yang 2 bulan terakhir rutin menjual 1.000 liter seharga Rp11.000 per liter. Produsen di Bekonang, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, itu memanfaatkan ‘limbah’ pabrik gula yang dibeli Rp650 per kg.

Ia memfermentasi bahan berkadar gula hingga 70% itu dan kemudian menyulingnya. Dari 3 liter molase ia memperoleh seliter bioetanol. Orang-orang seperti Sabaryono, produsen tanpa kebun, jumlahnya ratusan. Menurut Arif Yudiarto, pola seperti Sabaryono sangat mungkin untuk diterapkan produsen berbahan baku lain seperti singkong, gaplek, dan sorgum.

Jika enggan membudidayakan, idealnya harga beli bahan baku Rp350 untuk singkong, Rp700 (gaplek), dan Rp1.000 (sorgum) per kg. Itu bila harga jual bioetanol minimal Rp5.500 per liter. Kalau harga jual bioetanol lebih tinggi-saat ini di pasaran harganya Rp7.500-Rp11.000 per liter-kenaikan harga bahan baku pada level tertentu dapat ditolerir.

Pada tingkat harga itu, pekebun pun memetik laba. Apalagi sekarang terdapat varietas unggul dengan produksi menjulang. Singkong, umpamanya, berproduksi hingga 130 ton per ha. Padahal, sebelumnya produktivitas rata-rata cuma belasan ton. Tersedianya bahan baku, teknologi sederhana, dan pasar yang terbentang merangsang produsen menggeluti bisnis bioetanol skala rumahan.

Menurut Dr Unggul Priyanto, peneliti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, bila ingin mengembangkan bahan bakar nabati, sebaiknya bioetanol yang didorong lebih dahulu. ‘Kalau mau realistis yang kompetitif terhadap premium sekarang ini bioetanol,’ ujar Unggul. Sebab, bahan baku bioetanol beragam dan biaya produksinya tergolong murah.
Campur bioetanol
Program pemerintah untuk mengalihkan penggunaan premium beroktan 88 ke oktan 90 kian membuka peluang pasar bioetanol. ‘Angka oktan adalah sifat ketahanan bahan bakar untuk tidak terbakar sendiri karena tekanan atau suhu,’ kata Drs Mardono MM dari Lembaga Minyak dan Gas. Donny Winarno dari PT Molindo Raya, produsen bioetanol, mengatakan peralihan itu lantaran besarnya subsidi pemerintah untuk premium. Jika kebutuhan premium nasional 17-miliar liter, total subsidi Rp34- triliun per tahun.

Untuk meningkatkan nilai oktan dapat menambahkan methil tersier buthil ether (MTBE) beroktan 100 atau tetra ethil lead (TEL). Namun, penggunaan keduanya berdampak buruk sehingga dilarang pemerintah. TEL, misalnya, bersifat karsinogenik alias memicu kanker. Mardono mengatakan semakin tinggi nilai oktan, kian rendah emisi. Hasil uji emisi gas buang premium 88 mencapai 1,22% karbondioksida dan 175 ppm hidrokarbon. Bandingkan dengan emisi gas buang biopertamax hanya 0,44% karbondioksida dan 143 ppm hidrokarbon.

Untuk meningkatkan nilai oktan, salah satu cara termudah adalah memberi campuran bioetanol beroktan 117. Dengan menambahkan 10% bioetanol, angka oktan E10 mencapai 91 hampir setara pertamax. ‘Pemerintah tak perlu membangun kilang khusus untuk menghasilkan bahan bakar beroktan 90,’ ujar Arif.

Doktor Bioengineering alumnus Tokyo University of Agriculture and Technology itu mengatakan dengan E10 pemilik mobil dapat menghemat Rp1.000 per liter. Sebuah mobil berkapasitas 45 liter pertamax memerlukan Rp326.250. Bandingkan bila pemilik mengisi tangki mobil itu dengan bahan bakar E10, hanya memerlukan Rp281.250. Artinya, terdapat selisih Rp45.000. Dengan begitu, ‘Orang pasti akan cari bioetanol sehingga peluang pasar semakin besar,’ tutur Arif.

Soal melonjaknya nilai oktan? Itu justru berdampak positif meski digunakan oleh kendaraan bermesin yang mestinya didesain untuk memanfaatkan bahan bakar beroktan 88. Itulah sebabnya Chris Andri Tjahyono merancang alat konversi pengganti karburator. ‘Alat itu nantinya dapat digunakan oleh motor merek apa pun sehingga bisa diisi bioetanol 100%,’ kata alumnus Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember itu.

Dengan alat konversi itu, pemilik tetap dapat mengisi tangki dengan premium 100%. Motor yang dilengkapi alat konversi itu dapat diisi bioetanol bisa, berbahan bakar premium pun tak masalah. Chris yang 7 tahun terakhir bekerja di perusahaan otomotif menargetkan alat konversi itu siap dipasarkan pada Februari 2008. Jika alat itu tersedia, pemilik motor tentu dapat menghemat belanja premium.

Soekaeni, produsen bioetanol di Sukabumi, Jawa Barat, pada 16 Desember 2007 membuktikannya. Ia mengisi 1 liter masing-masing E10 di sebuah motor dan premium di motor yang lain. Motor E10 mampu menempuh jarak 47 km; motor premium, 40 km.
Pasar industri

Dr Unggul Priyanto mengatakan kelebihan bioetanol dapat digunakan untuk bahan bakar sekaligus industri. ‘Potensi produsen bioetanol untuk rugi lebih kecil, karena serapan pasarnya luas,’ ujar doktor alumnus Kyushu University, Jepang. Edmond Ch Mononutu, produsen di Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara, memasok 240-300 liter bioetanol ke apotek dan puskesmas per bulan. ‘Itu hanya untuk batu loncatan,’ ujarnya. Pasokan itu akan ditinggalkan akhir Januari 2008.

Maklum, penghujung Januari 2008 ia berkonsentrasi pada permintaan 9 perusahaan kosmetik dan farmasi di Makassar, Kendari, serta Palu yang minta total pasokan rutin 100 ton bioetanol per bulan. Edmond sudah meneken nota kesepahaman dengan ke-9 perusahaan itu. Setelah berkali-kali berselancar di jagat maya, sulung 8 bersaudara itu yakin prospek bisnis bioetanol sangat bagus.

‘Sekarang sudah terjadi globalisasi. Bioetanol digunakan di dunia, pasti akan terjadi juga di sini. Kita hanya tunggu waktu,’ kata Edmond. Ia merintis pasar dengan mendatangi, melobi langsung, dan akhirnya mengirim sampel bioetanol berkadar 90% sejak Maret 2007.

Selain itu Edmond juga meneken kontrak dengan pemerintah daerah Kabupaten Minahasa Selatan. Jika tak ada aral, Maret 2008 semua mobil operasional kabupaten yang beribukota di Amurang itu bakal menggunakan bioetanol sebagai bahan bakar. Untuk melayani tingginya permintaan, pria 42 tahun itu mendirikan koperasi di Pinilih, Minahasa Utara, dan Kotamenara, Minahasa Selatan. Sejak ratusan tahun silam, warga kedua desa itu memproduksi bioetanol 30% yang sohor sebagai cap tikus untuk minuman.

Edmond membeli semua produksi bioetanol mereka dan memurnikan hingga mencapai kadar etanol 90%. Gebrakan itu disambut baik oleh warga setempat dan bupati Minahasa Selatan, Ramoy Markus Luntungan. Harap mafhum, produsen skala rumahan di sana bakal memperoleh harga lebih tinggi dan stabil. Saat ini harga disepakati Rp3.000 per liter berkadar 70%. Setiap kenaikan 1 strip atau setara 5%, harga beli meningkat Rp76. Bandingkan jika mereka menjual cap tikus kepada tengkulak, harga berkisar Rp1.000-Rp1.500 per liter. Dengan memasarkan bioetanol untuk industri dan bahan bakar, diharapkan kebiasaan minum cap tikus berkurang.
Nomor cukai
Meski pasar terbuka lebar, bukan berarti tanpa kendala. Menurut Himawan Adiyoso, produsen skala rumahan di Cilegon, Provinsi Banten, banyak peraturan menghambat pemasaran. Himawan menunjuk peraturan Bea Cukai berupa kewajiban produsen untuk membuat pagar tinggi dan mempunyai tangki penyimpanan 2.000 liter. Untuk pengawasan, Bea Cukai menempatkan pegawainya di lokasi produksi.

‘Itu tak mungkin untuk industri skala kecil. Undang-undang tentang cukai hanya cocok diterapkan untuk industri besar,’ tutur alumnus Teknik Kimia Universitas Diponegoro itu. Boleh jadi lantaran belum memperoleh nomor cukai, seorang produsen-sebut saja Antoni-hanya memasarkan bioetanol ke pabrikan tertentu yang tak mensyaratkan nomor cukai. Ia memasarkan 2.000 liter per hari ke pabrik parfum dan kosmetik. Harga jual Rp7.000-Rp10.000 per liter berkadar 90-95%.

Padahal, jika mengantongi nomor cukai, harga jual membubung hingga Rp17.000-Rp20.000 per liter. Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan No 89/2006 menetapkan besarnya cukai etanol Rp10.000 per liter. Cukai itu hanya ditetapkan untuk bioetanol industri dengan produksi lebih dari 1.000 liter per bulan. Sedangkan bioetanol untuk bahan bakar, hingga saat ini bebas cukai.

Sulitkah mengurus nomor cukai? Nomor itu dapat diurus di Kantor Pelayanan Bea Cukai Daerah. Calon produsen hanya mengisi formulir, tanpa dikenakan biaya sepeser pun. Antoni sudah mengisi formulir itu 2 tahun lalu, tapi hingga kini nomor belum keluar. Petugas Bea Cukai juga sudah menginspeksi lokasi produksi. Saat itu ia baru berproduksi 500 liter per hari. Menurut Antoni petugas itu bingung untuk mengeluarkan nomor cukai lantaran kecilnya skala usaha Antoni. Selama ini nomor cukai memang hanya diberikan untuk produsen besar.

Akibat belum mempunyai nomor cukai, Antoni tak dapat memasok 100 ton per hari permintaan sebuah pabrik di Jakarta Utara. ‘Banyak permintaan belum terlayani,’ katanya. Beragam industri seperti rokok, makanan, farmasi, kosmetik, dan parfum membutuhkan bioetanol. Menurut Novi Wahyuning Wuri SSi Apt, Riset dan Pengembangan PT Romos Inti Cosmetics Industries, etanol digunakan sebagai pelarut bibit wangi pada parfum dan pelarut triklosan pada cairan kumur. Perusahaan itu menghabiskan 1.500 liter bioetanol berkadar 96% per bulan.

Beragam produk minuman juga memanfaatkan bioetanol sebagai bahan campuran, walau kadarnya beragam. PT Dima yang memproduksi minuman bermerek Guinness, umpamanya, membutuhkan 10-juta liter minuman per bulan. Perusahaan itu memproduksi 20-miliar liter per bulan untuk memasok pasar domestik dan mancanegara. Berapa kebutuhan bioetanol untuk industri di pasar domestik? Hingga saat ini belum ada data memadai.

Begitu besarnya peluang bisnis bioetanol sehingga PG Kebon Agung, Malang, Jawa Timur, berencana memproduksinya. Ir Didid Taurisianto, direktur perusahaan itu mengatakan selama ini perusahaan gula yang berdiri pada 1905 itu menjual 60.000 molase per tahun. Padahal, jika diolah menjadi bioetanol Didid menuai minimal 20.000 liter. Tak hanya produsen besar, produsen skala rumahan yang kini menjamur mampu memetik laba dari perniagaan bioetanol. Mereka membangun kilang-kilang hijau di halaman rumah.

| dikutip dari trubus online

53 Tanggapan

  1. didaerah kami banyak sekali singkong yang di tanam, dan menurut hemat saya akan bagus kalo di daerah ini ada orang yang mau investasi biotanol, daerah kami di kawasan barat kab. sukabumi jelasnnya di kec. cibadak. jabar.

  2. didaerah kami banyak sekali singkong yang di tanam, dan menurut hemat saya akan bagus kalo di daerah ini ada orang yang mau investasi biotanol, daerah kami di kawasan barat kab. sukabumi jelasnnya di kec. cibadak. jabar. email rerusruswandi@yahoo.co.id

  3. Saya ingin membuat penelitian lebih lanjut mengenai bioetanol yang mungkin bisa berasal dari sumber lain yang sejenis, mohon bantuannya untuk informasi mengenai pembuatan bioetanol dari singkong

  4. Di daerah saya juga banyak singkong, tapi paling di buat gaplek sama gethuk, cara mbuat bioetanol gimana sih? perlu mesin-mesin yang mahal ngga?

  5. bolehkah minta alamat dan nomor telpon PT Panca Jaya Raharja

  6. bisa minta alamat para pembuat bioetanol PT.panca jaya raharja,

  7. ditemapt saya banyak petani singkong tolong dong bagaimana cara membuat bioetanol

  8. send dong contoh mesin pembuat ethanol

  9. selamat malam.

    sebelumnya maaf jika menggangu.kenalkan nama saya rony,umur 28 tahun.saat sekarang ini saya masih kerja dijepang.kurang 7 bln lagi saya pulang ke tanah air.saya sangat berminat sama usaha bioetanol.saya membaca di buku terbitan agromedia pustaka yg berjudul bioetanol ubi kayu bahan bakar masa depan.pada halaman 68 disitu tertulis penawaran mesin bioetanol kapasitas 200l/hari seharga rp.100 juta.klo tidak keberatan bolehkah saya minta rincian instalasi mesin beserta skema produksinya..

    terimakasih atas kerjasamanya

    rony

  10. didaerah saya di sulawesi tengah kabupaten banggai sekarang ini bapak saya dan ibu sudah menanam ubi kayu yang cukup banyak. jadi saya mohon supaya diberi cara-caranya untuk dapat membuat biotanol tersebut agar bapak dan ibu saya bangga pada saya. please yahh, klu boleh kirim aja cara2nya ke email saya okey aq tunggu.

  11. saya ingin bertanya alamat dan nomor telpon PT. Panca Jaya Rahardja?

  12. saya juga ingin tanya alamat dan nomor telpon PT. Panca Jaya Rahardja? Terima kasih

  13. Saya berminat dengan industri bioetanol, tapi saya belum mengerti mengenai proses produksinya dan kemana harus saya jual etanol yang telah saya produksi. Kiranya saya mohon bantuan dari PT Panca Jaya untuk menerima hasil produksi saya. saya bertempat tinggal di Medan.
    Terima Kasih.

  14. Saya juga ingin tanya alamat dan nomor telpon PT. Panca Jaya Raharja? Terima kasih.

  15. good job…
    good luck bwt usahanya,

  16. Ini merupakan upaya anak bangsa yang sangat bagus untuk membantu mengentaskan kemiskinan. Mari kita kembangkan teknologi yang merakyat demi kemajuan Indonesia.

  17. saya mohon petunjuk dari bahan sampai hasil dan juga biaya yg harus dikeluarkan dalam membuat bioetanol.cara penggunaan dan pemanfaatanya terimakasih….

  18. Dengan hormat bila berkenan dengan ketertarikan saya untuk membuka lapangan pekerjaan baru dan mengentaskan pengangguran disekitar saya mohon untuk bisa belajar membuat beoetanol dan mohon dikirim alamat dan no telp PT Panca Jaya Raya trimakasih

  19. Dalam waktu dekat saya dan rekan2 berniat melakukan kunjungan ke PT Panca Jaya Raharja, tolong kami diberikan alamat dan nomor telpon nya

  20. saya sedang mengerjakan Skripsi tentang bioethanol.
    saya berencana akan mengunjungi PT Panca Jaya Raharja, tolong berikan alamat dan nomor teleponnya

  21. saya sangat tertatik untuk dikembangkan di banjarmasin.
    mohon petunujknya dan kirimkan proposalnya

  22. mohon dikirim alamat; Saya tertarik dengan usaha PT. Panca Jaya Raharja ini, mohon dikirimkan alamat dan no telponnya ke email saya: anaszulham@gmail.com. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih., saya hrencana hari rabu ini mau lihat langsung kesukabumi ketemu dengan pak wien, mohon sms ke no hp saya terima kasih. 0811680007. saya tinggal dibanda aceh,

  23. bagus sekali usahanya.Pada buku ubikayu bahan bakar masa depan dikatakan perusahaan ini bisa mendirikan instalasi senilai 100 jutaan utk 200liter,tolong rincian instalasitsb apa saja kemudian sayaminta alamat dan no telepon perusahaan anda.terima kasih

  24. 1.Selamat pagi,saya mau bertanya apakah ada mesin yg berkapasitas 100 ltr/ hari dengan bahan baku singkong ,dan berapa harganya ?
    2.Apakah bisa mesin tersebut menggunakan limbah tepung tapioka ,kalau tidak bisa , apakah ada mesin yg lain yg bisa digunakan serta berapa harganya?
    3.Dimanakah saya bisa melihat contoh mesin produksi ?thank

  25. sya tertarik dengan apa yang ada di atas tpi kalau beleh tau bisakah anda menerangangkan bagaimana jalannya proses pembuatan biomigas dari singkong secara terperinci

  26. saya penumpul hasil singkong dan tertarik dengan bioetanol tolong bagaimana pembuatannya

  27. salam..klo mau tanya2 tentang bio energy,trutama etanol,bisa kontak saya. sya jual mesin bio etanol seharga 5jt saja
    Nama: sultoni rohman gumelar

    E-mail: sultan86@ymail.com
    Nomer HP: 021-93721975 & 08388476321

  28. Hai, Saya tertarik dengan usaha PT. Panca Jaya Raharjai, mohon dikirimkan alamat dan no telponnya ke email saya: Mark_metan@Yahoo.com. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.,

  29. sanya kul ambilt teknik mesin. yang rencananya mau buat alat untuk menghasilakan beoetanol,.
    baik yang dari singkong atau dari pohon tebu,..
    mohonkasih tau proses kimianya separti apa,..!!!
    saya mohon kerjasamanya buat atas nama bangsa kita. indonesia…!!

    E-mai:blecksilver@yahoo.coml

  30. Saya tertarik untuk memproduksi bioethanol dari singkong. Untuk mendapatkan referensi lebih detail, mohon bisa diberikan alamat dan no. telp yang bisa dihubungi untuk para pakar berikut ini :

    1. Bp. Soekaeni SE (Sukabumi)
    2. Bp. Wien Iskandar (Sukabumi)

    Terima kasih,

  31. Di daerah saya (Lampung Tengah) ada ratusan ribu hektar tanaman singkong termasuk saya (40 ha), tapi kenapa tidak ada pabrik yang tertarik untuk memproduksi bioetanol dari bahan baku singkong? Untuk saat ini hanya ada pabrik yang memproduksi bioetanol dari bahan baku molases. Hanya untuk perbandingan, harga singkong saat ini hanya berkisar Rp 280/kg. Informasi lebih lanjut silahkan kirim email ke c4punk2002@yahoo.com.

  32. minta alamat PT. panca jaya raharja dong…
    makasih

  33. tolong,, minta alamat PT. Panca jaya Raharja,,
    di antos,,
    hatur nuhun.

  34. minta tolong … alamat dan telp atau email PT. Panca Jaya Raharja trimakasih dari pak susilo malang jawa timur

  35. buat teman2 di sekitar JABOTABEK & JAWA TIMUR yg kesulitan dalam pemasaran etanol,silakan hub sya di 021-93721975 & 085695399653, mudah2an saya bisa bantu. sya terima hasil sulingan kadar berapapun, minimal 20%. yang mau kursus etanol juga boleh

  36. assalammualaikum.,.

    sebelumnya kami ingin memperkenalkan diri, kami beranggotakan hanya 3 orang, kami adalah mahasiswa politeknik di bandung jurusan teknik konversi energi.
    kami ingin meminta izin untuk melihat proses pembuatan bioetanol,. buatan bapak wien iskandar,?? tolong balasannya, kalau bisa kapan bapak bersedia?? karena minggu kemarin kami telah ke tempat bapak , tapi tidak diperkenankan untuk melihat proses pembuatan bioetanol tersebut, karena kata pegawai bapak harus ada izin dari bapak .
    memang salah kami, karena tidak meminta izin terlebih dahulu., maka dari itu kami mohon izin untuk melihat proses pembuatan bioetanol.
    mohon balasannya di email kami:

    magneto_important@yahoo.co.id

  37. Saya adalah alumni biokimia IPB. Saya sangat setuju dan tertarik dalam pengembangan energi alternatif ini. Bioetanol sangat potensial sekali bila dikembangkan di negara Indonesia mengingat sebagian besar penduduknya merupakan petani. Pengembangan bioetanol dapat menambah penghasilan petani, namun yang perlu diingat disini adalah agar tujuan tersebut tercapai maka pada penerapannya diusahakan bahan baku dari bioetanol sendiri diusahakan agar tidak bersaing dengan bahan pangan yang nantinya tidak menjatuhkan nilai pangan itu sendiri. Bila dibayangkan untuk menghasilkan 1 liter etanol seharga Rp7000/liter dibutuhkan 6,5 kg singkong, dengan masa tanam singkong hingga panen kira-kira mencapai 1 tahun, berapakah nilai ekonomi yang hilang bagi petani? lain halnya jika petani menjual singkong tersebut langsung ke pasar dengan kisaran harga Rp2000-3000 per Kg tanpa melalui calo? Ada baiknya dicari sumber alternatif baru sebagai diversifikasi bahan baku pembuatan bioetanol yang lebih efisien terutama yang berhubungan dengan limbah pertanian atau limbah industri lainnya. Atau juga dengan penelitian yang dapat meningkatkan kapasitas produksi. Umpamanya 6,5 Kg singkong dapat menghasilkan 2-3 liter bioetanol. Pada intinya saya sangat mendukung industri ini untuk pengembangan ke depan ke arah yang lebih baik.
    terima kasih

  38. buat forum bioetanol saja

  39. buat forum bioetanol saja atau kirim email di nara_aji@yahoo.com

  40. saya mahasiswa UNTIRTA
    saya butuh alamat email pengusaha bioetanol di tangerang.
    tolong kirim ke email saya muhammadrizal07@yahoo.com
    untuk riset alat pemurnian.
    salatnya akan diberikan secara gratis nanti

    pengusaha bioetanol di tangerang yang tertarik bekerja sama hubungi sy di 08999120570

  41. mhn info membeli mesinnya dimana ???alamat PTPanca Jaya Raharja nya dan cara produksinya bagaimana??

  42. cara memproduksi betanhol

  43. Saya di Pekanbaru ( Riau )ingin mengembangkan dengan memproduksi bioetanol.terlebih dulu saya ingin mempelajari langsung untuk itu tolong alamat yang jelas aya akan berkunjung.Terima kasih.

  44. kepada yth direktur pt panca jaya raharja,saya sangat berminat dan ingin tahu bagaimana proses pembuatan bioetanol,daerah saya sentra penanaman singkong dan belum ada proses pembuatan bioetanol,untuk itu saya mohon di beri tahu di mana alamat dan no telp PT panca jaya raharja agar saya bisa bekerjasama dengan perusahaan bapak,mohon balasanya ke email saya.putra_wonosobo01@yahoo.com.
    terima kasih

  45. selamat pagi, saya boleh minta tolong kirimkan contact untuk pt panca jaya raharja. saya seorang pelajar sma yang sedang dalam penelitian KTI, dan membutuhkan informasi penting dari kalian. jadi saya harap pt panca jaya raharja dapat membantu dalam proses penelitian saya. terimakasih

  46. bagi-bagi ilmu nya dong cara memproduksi bioetanol, boleh dong….ong makasih.

  47. yang punya enzim alfa amilase tolong saya mau beli. hp 081 335 030 444

  48. Saya tertarik tolong alamat lengkap dan waktu kunjungan ke pabrik.ok thanks ya.anto layur

  49. Apakah saya masih ada kesempatan untuk bisa memasok singkong ke Perusahaain in ?

    Andaikan masih di beri kesempatan, Mohon di kirim Spesifikasinya.

    Terima kasih.

  50. selamat malam mas.. sblmnya saya perkenalkan nama sy bagus dari bandung.. saya berniat membantu teman jurusan kimia universitas pendidikan indonesia melakukan penelitian di bioethanol pt. panca jaya raharja.. boleh minta tolong kirim alamatnya atw kontak person atw imelnya ke bagustaryana@gmail.com atw sms k no 085222524517.. trims pak..

  51. didaerah tanah merah seperti jepara apakah hasilnya sama bagusnya pak

  52. minta alamat nya donk.saya d bogor nich dekat

  53. saya BENAR BENAR tertarik untuk buka agen bioethanol kalo memANG TDK MEMBUTUHKAN MODAL BESAR ATAU LAHAN BESAR UNTUK PRODUKSI BIOETHANOL SEKALIAN AJAH MA PRODUKSINYA .DI MANA SAYA BISA DAPETKAN PERALATAN BUAT PROSES PRODUKSINYA. CALL 08990500345/26B8FC7D.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: