• Renungan

    The secret to be special is you have to believe you're special. Kalimat ini muncul dalam film "Kung Fu Panda". "You just need to believe." Banyak orang selalu meragukan keadaan dan kemampuan yang dimilkinya ketika menghadapi tantangan besar. Minder, tidak percaya diri, telah menjadi batu sandungan terbesar dalam setiap jejak langkah kita. Tetapi di sini, film ini telah mengilhami kita bahwa tiada hal peristiwa yang perlu dikuatirkan. Tiada hal yang tidak sanggup kita lakukan. Yang kita butuhkan hanyalah, PERCAYA. Percaya bahwa kita sanggup... Percaya bahwa kita memiliki kemampuan untuk melakukannya...
  • Arsip

  •  

    Maret 2008
    S S R K J S M
    « Jan   Apr »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • JOKE

    Teknik Berjalan di Atas Air

    Tiga orang filsuf bermaksud untuk bersemedi di tepi sebuah danau.

    "Waduh, aku lupa membawa alas duduk," kata filsuf pertama. Ia lalu pamit, melangkahkan kakinya di atas air danau, dan menyeberanginya menuju ke tempat tinggal mereka di seberang danau.

    Ketika ia kembali. Filsuf ke dua berkata, "Aku lupa menjemur bajuku. Aku pergi dulu ya." Ia berjalan di atas air danau dan menyeberanginya dengan mudah.

    Filsuf ke tiga berpikir bahwa kedua rekannya itu pasti ingin unjuk kebolehan di hadapannya. "Ah, aku juga bisa. Lihat saja," katanya. Ia lalu melangkahkan kakinya ke atas air danau dan langsung tenggelam. Filsuf ke tiga ini berenang ke tepi, dan kemudian mencoba lagi untuk berjalan diatas air dan kembali gagal.

    Ia terus mencoba sampai akhirnya filsuf ke dua berkata kepada filsuf Pertama, "Sebaiknya kita beritahukan saja letak batu-batunya."

  • Meta

  • Blog Stats

    • 155,732 hits
  • Info

    Bagi yang mau berlangganan Koran Nias edisi cetak mulai Februari 2008, daftarkan nama Anda melalui email korannias@gmail.com atau telp 061-76240996.

    Biaya langganan Rp 20.000 / bulan (4 x terbit, @Rp 5.000 / edisi), belum termasuk ongkos kirim. ---------------------------------- Kami membutuhkan Koresponden / reporter untuk daerah Pulau Nias dan sekitarnya. Bagi yang hobi menulis dan memiliki minat menjadi reporter di sini, silakan kirimkan email Anda ke korannias@gmail.com. ----------------------------------

Peringatan Tiga Tahun Gempa Bumi Nias

Gunung Sitoli, Nias–Kamis (27/8/2008)

MENGENANG tiga tahun bencana gempa bumi di Pulau Nias, Palang Merah Indonesia (PMI) dan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) mengajak masyarakat Nias untuk bangkit dan siaga dalam mengurangi resiko bencana. Seruan ini menandai peringatan tiga tahun bencana gempa bumi yang akan dilaksanakan pada hari Jumat (28/8) di Museum Pusaka Nias di Gunung Sitoli, Nias.

Dalam acara peringatan ini PMI bekerja sama dengan koalisi siaga bencana kepulauan Nias (SIGANA). Acara yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut bakal diisi dengan pameran foto, demo Cardiopulmonery Resucitation (CPR), dan pertolongan pertama yang akan dilakukan oleh relawan PMI yang telah menjadi motor misi kemanusiaaan di Nias selama ini.

Pada kesempatan tersebut PMI membagikan pula sertifikat kepada 39 Relawan Kesehatan Desa (RKD), mewakili 800 relawan di masing-masing desa, sebagai tanda bahwa mereka telah berpartisipasi dalam lima fase pelatihan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat. Sertifikat ini juga merupakan bukti kesukarelaan para RKD dalam menjalankan tugas kemanusiaan mereka.

Para relawan PMI juga akan menayangkan film mengenai bencana, diseminasi peran palang merah dalam tanggap dan manajemen bencana, serta kesiapsiagaan bencana. Untuk mendukung kampanye kesiapsiagaan bencana, PMI melakukan sosialisasi melalui program siaran di Radio Republik Indonesia (RRI) pada hari yang sama.

Peringatan yang diprakarsai PMI dan Federasi Internasional Palang Merah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya siap siaga terhadap bencana yang mungkin mengancam mereka baik dalam skala yang kecil maupun besar. Peningkatan kesadaran ini diharapkan mampu mengurangi resiko dan mempermudah penanganan awal bencana yang mungkin terjadi di Pulau Nias.

Gerakan Palang Merah telah menjalankan misi kemanusiaannya sejak masa darurat tiga tahun lalu di Pulau Nias yang terkena dampak tsunami dan gempa. Palang Merah membantu masyarakat Nias di masa pemulihan dalam upaya meningkatkan kehidupan mereka agar lebih baik melalui berbagai program seperti distribusi bantuan, kesehatan, air dan sanitasi, konstruksi, serta penanganan bencana. Program-program ini melibatkan langsung masyarakat dalam setiap prosesnya.

Bersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai tuan rumah, Gerakan Palang Merah bahu-membahu membangun kembali masyakat dari bencana yang telah menghancurkan sebagian besar pulau ini tiga tahun silam. (rel)

2 Tanggapan

  1. YA’AHOWU
    Saya sungguh terkesan & terharu dengan Tragedi Di Pulau NIAS kita tanggal 28 Maret 2005.
    Sekarang Wajah Nias secara FISIK sudah mulai Berubah dengan Serinya Indah dan Mempesona.
    Tolong juga Kepada seluruh Kita Orang Nias agar Merubah Wajah dari ROHANI. Mari Bersatu, Kerjasama, Membatu.
    Da Taomasio Dano Niha.

  2. Turut berdukacita, dan semoga Nias dapat dibangun kembali dengan dasar kebersamaan

Tinggalkan Balasan