• Renungan

    Antusiasme adalah sebuah obor tatkala kita menelusuri lorong gelap yang sempit dan berliku. Ketika kehidupan menjadi semakin sulit, salah satu hal penting yang harus kita lakukan adalah mempertahankan antusiasme kita tetap menyala. Antusiasme bukanlah sebuah sikap yang dibuat-buat, tapi nyala api yang dikobarkan oleh kesadaran betapapun gelap dan sempitnya jalan di depan kita, lorong itu akan berakhir pada padang rumput yang luas.
  • Arsip

  •  

    April 2008
    S S R K J S M
    « Mar    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JOKE

    Teknik Berjalan di Atas Air

    Tiga orang filsuf bermaksud untuk bersemedi di tepi sebuah danau.

    "Waduh, aku lupa membawa alas duduk," kata filsuf pertama. Ia lalu pamit, melangkahkan kakinya di atas air danau, dan menyeberanginya menuju ke tempat tinggal mereka di seberang danau.

    Ketika ia kembali. Filsuf ke dua berkata, "Aku lupa menjemur bajuku. Aku pergi dulu ya." Ia berjalan di atas air danau dan menyeberanginya dengan mudah.

    Filsuf ke tiga berpikir bahwa kedua rekannya itu pasti ingin unjuk kebolehan di hadapannya. "Ah, aku juga bisa. Lihat saja," katanya. Ia lalu melangkahkan kakinya ke atas air danau dan langsung tenggelam. Filsuf ke tiga ini berenang ke tepi, dan kemudian mencoba lagi untuk berjalan diatas air dan kembali gagal.

    Ia terus mencoba sampai akhirnya filsuf ke dua berkata kepada filsuf Pertama, "Sebaiknya kita beritahukan saja letak batu-batunya."

  • Meta

  • Blog Stats

    • 62,738 hits
  • Info

    Bagi yang mau berlangganan Koran Nias edisi cetak mulai Februari 2008, daftarkan nama Anda melalui email korannias@gmail.com atau telp 061-76240996.

    Biaya langganan Rp 20.000 / bulan (4 x terbit, @Rp 5.000 / edisi), belum termasuk ongkos kirim. ---------------------------------- Kami membutuhkan Koresponden / reporter untuk daerah Pulau Nias dan sekitarnya. Bagi yang hobi menulis dan memiliki minat menjadi reporter di sini, silakan kirimkan email Anda ke korannias@gmail.com. ----------------------------------

Taxi Simpati Masuk Jurang, 2 Tewas

Mobil penumpang umum Simpati Taxi BK 1210 EH jurusan Sibolga – Medan, Minggu (6/4) pagi sekitar pukul 7.30 Wib, terjun bebas ke jurang sedalam 200 km. Kecelakaan yang terjadi di Km 7 Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah ini menewaskan dua penumpangnya.
Kedua penumpang, Suyono (50 tahun) dan Suwardi (50) tewas di lokasi kejadian dengan luka cukup serius di bagian kepala. Sementara, pengemudi kenderaan Ucok Sihombing warga Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) hingga kini belum ditemukan dan masih dalam pencarian petugas Polres Tapteng.

Dalam musibah tersebut, enam penumpang lainnya, lima di antaranya warga Langkat dan seorang warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, masing-masing Ebid Muthalib (22), Erwin (23), Marianto (42), Samud (40), Wagiman (38), dan Sumiono (29) mengalami luka berat dan ringan. Semuanya kini dirawat secara intensif di RSU FL Tobing Sibolga.

Seluruh korban bekerja di PT Bintang Saudara di Gunung Sitoli Pulau Nias. Setelah pekerjaan mereka rampung, rencananya akan kembali ke kampung halamannya bersama 46 anggota rombongan lainnya dengan menggunakan kenderaan berbeda.

Namun, ketika melintas lokasi kejadian dari arah Sibolga, mobil penumpang umum Simpati, secara tiba-tiba membentur gundukan tanah yang berada di sisi kiri pinggir badan jalan. Mobil itu tidak dapat dikendalikan supir dan langsung terjun ke jurang dengan kedalaman 200 meter dengan posisi tergantung di antara pohon.

Dalam proses evakuasi, petugas kepolisian dibantu anggota TNI dari Koramil Kolang bersama warga setempat mengalami kesulitan, karena kondisi TKP cukup sulit dan terjal serta harus menyeberangi sungai. Setelah berupaya, akhirnya para korban berhasil dievakuasi melalui dua arah yakni Km 7 Kecamatan Sitahuis dan Lobu Tikko, Kelurahan Hutabarangan.

“Dua ditemukan tewas di lokasi kejadian. Enam penumpang dengan kondisi luka cukup serius serta mobil Simpati dengan posisi tergantung di salah satu pohon besar,” ujar Serma Saut Sigalingging dari Koramil Kolang.

Kapolres Tapteng AKBP Reguel Siagian SH ketika dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Indra Warman menerangkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan penyelidikan atas penyebab kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

“Supir mobil belum ditemukan, sehingga yang dapat disimpulkan untuk sementara ini mobil itu jatuh akibat menghindari lobang, karena kondisi Jalinsum sangat parah,” tandasnya.  TIGOR MANALU | H-GLOBAL

Leave a Reply